
Harap pembaca click banner
playwithme
setiap kali memasuki
site ini supaya kami dapat membeli space yang lebih besar. Terima kasih.
Terlebih dahulu aku.....ingin memperkenalkan diri aku,bekerja di sebuah
syarikat separuh kerajaan dan separuh swasta.di sebelah utara dekat
sempadan siam.
aku mengenali Maz sejak dibanku sekolah menengah lagi.Maz mengahwini
rakan sekelasku dan juga kawan karibku.Kebetulan masa tu aku bertugas
dekat kawasan kampungnya.
Aku ke bukit kayu hitam untuk mencari bohsia..........Aku singgah di
rumah kawanku itu tetapi suami Maz tiada dirumah.Yang aku tahu dari Maz
sejak kebelangan ini suaminya bermain kayu tiga dibelakangnya.....dia
berlaku curang didepan mata ataupun dibelakangnya.
Tengah dok makan kuih muih yang dibuat oleh Maz.....Maz pandang
aku.....pandanganya lain macam saja............Aku terus makan.Maz
datang duduk sebelah...........aku buat tak endah lagi.
Batang zakarku mulai mengeras..........macam hendak terbang mencari
sarangnya.Memang sudah lama aku mengidam tubuh Maz ni........orangnya
kecil molek,mulut kecil,mata kuyu........mana-mana jantan yany terngok
dia mesti geram habis.Biarpun anak satu........tapi macam anak dara
lagi.
Pelan-pelan aku masuk kebilik Maz.........aku tanggalkan bra
Maz.......Maz ikut apa yang aku cakap...........Aku lihat dua buah
gugung susu yang masih pejal dan padat dalam kesamaran cahaya lampu
bilik tidurnya.Maz beritahuku ini adalah eposid balas dendam kepada
suaminya.Yang sedap.........aku yang dapat kepuasan.Maz cantik
sungguh.........dengan nippel warna keputihan.........cantik dan indah
sekali malam tu.
Aku terus meramas-ramas dengan lembut gunung susunya.............sambil
Maz mengeluarkan suara hhhhhh.........Aaaaaaaaahhhhhggghhh.......,"Aku
makin naik stim dibuatnya.Aku kucup bibir Maz yang mongel itu,saling
kulum mengulum lidah,ketika jari jemari aku bermain di dada maz.Aku
jilat dwengan ganas dua buah gunung susu Maz dari cicap ke bukit,aku
jilat kedua-dua belah puting susunya dari kiri ke kanan.......Lidahku
berjalan kepusat dan mulai turun kecelah paha........sambil aku
tanggalkan seluar dalam Maz.........dan Maz tanggalkan seluar dalam ku.
Tak ada seurat benang pun yang menutupi tubuh kami berdua.Cicap maz
terus ku usap-usap sambil mulutku mengulum lidah Maz.......sementara
jari jemariku bermain di batu permata Maz.
"Aaaaauuuuuwwwwwww..............sssseeeeeddddaaaaapnya..,"desis Maz.
Aku duduk dalam posisi 69 darjah........sambil Maz mengulum batang
zakarku yang panjang 9 incin dan lebarnya sebesar pergelangan
tanganku....dan ianya maha hebat.Aku tersenyum
sendirian..........sekejap lagi akan merasa nikmatnya
sayang........bisikku ditelinga Maz........akan ku tumpahkan sebanyaknya
air maniku kedalam liang cicapnya,agar Maz dapat kepuasan yang dicarinya
selama ini.Ku julurkan lidahku kepermata kesayangan Maz,kupegang kedua
belah ponggongnya,sementara bibirku bermain-main dicelah cicapnya.
".........Mmmmmmmmmmm.........bbbbbbaaanng.........annuuuummmmm......,"Maz
mengerang-erang dalam kenikmatan dan kesedapan.
"baaannggg.......sssssssseeeeeeeeedddaaappppnya......bbbaaannnggg....aaaahhhhaahhh........ooooouuuuhhhhhh,"jerit
Maz semakin keras melepaskan klimaksnya.
Terkadang Maz seperti menangis menahan nikmat.........munkin tidak
berdaya menahan nikmat yang kuhasilkan pada cicapnya....Tubuh Maz
mengeliat hebat kerana nikmat.......Maz mengeluh tak
menentu......menikmati permainan ini yang diperolehi dariku bukan
suaminya.......aku jilat seluruh permukaan cicapnya........
aku geselkan dan ku usapkan kepala zakarku keatas bukit cicap
Maz yang tampak basah,mencari liang cicapnya perlahan.......kurasakan
bukit cicapnya hangat dan nikmat.......aku arahkan batang zakarku masuk
separuh saja..........kerana Maz menjerit kesakitan.......liang cicapnya
tidak dapat menerima batang zakarku yang besar....."perlahan
bang....desis Maz lemah,".
"Kenapa Maz........aaabbaanng punya besar dan panjang,Maz tak pernah
rasa yang ni,suami Maz puya kecil dan..........".Sementara kulihat Maz
memejamkan kedua beleh matanya seolah menunggu......aku memulakan
permainan.
Segera aku pegang bahunya agar jangan begerak,aku berhenti
menekan........aku mainkan zakarku separuh saja ........dalam pada itu
mulutku merayap kedadanya....aku jilat putingnya.......dan apabila aku
nampak Maz berada dalam keenakan dan kenikmatan ......aku terus menjunam
batang zakarku hingga kedasar........sampai kemulut rahimnya
serapat-rapat yang boleh.
"Aaaahhhhhh......bbbbaaaanngg........mmmmmm.......hhhhhgggghhhhgghhh........Maz
memekik kecil.
Sementara aku sendiri pejam celik.........menahan
nikmat......hhhhrrrgggkkkk........batangku keenakan bila kupaksa untuk
menyelusup masuk ke dalam lian cicapnya yang agak sempit....berasa
hangat dan sedikit basah.......betapa nikmatnya kemutatan begitu kuat
seakan-akan meramas-ramas batangku.Kukulum bibir dan lidah Maz dengan
bernafsu sekali sambil kugoyongkan ponggongnya perlahan-lahan.....ku
sedut-sedut.....sehuinggi tampak kemerahan tubuhnya yang putih
melepak..........mendesah-desah Maz menahan kegelian dan nikmat.
Akhirnya aku mulakan permainan yorong menyorong batangku kedalam cicap
Maz yang tembam berkali-kali.....Maz mula merintih kembali.....aku
menjunam batang zakarku terus kedasarnya........tubuh Maz terangkat
sambil memeluk tubuhku."Maz........bagaimana sekarang.....,"bisikku
mesra.
"Mmmmmmm.........ssedapnya bang.......macamana dengan suami Maz,suami
Maz tidak dapat memberikan dengan apa yang apa abang berikan
sekarang"ujarnya terus-terang.
Aku menuruti kehendak Maz....aku kulum lidah Maz......ia terus mengulum
lidahku......Aku goyong perlahan-lahan,sementara Maz mengerakkan
tubuhnya tanpa aku pinta.....aku geselkan tubuhku yang bogel kepada
tubuh Maz pada bahagian kelangkangnya dimana batangku masih
terpacak........menekan cicap milik Maz yang lembut......bertapa
nikmatnya kurasakan.Maz mengeliat keseronakkan samasekali tak
menolak.......Maz merintih kesedapan.
"Aaaaaaahhhhhhhh........sssssseeeeeeddddddaaaaannnggggnya.......bbbbaaannggg....,"erang
Maz membuatku terangsang....bisiknya hampir tak dengar......manja.
Aku tarik batangku keluar masuk mengesel liang cicapnya......aku dah tak
tahan....nak klimaks.....ku lihat Maz seperti terawang-awangan
perasaannya........kedua jari jemeriku perlahan mengusap gunung
susunya......aku kembali mengajak mez bercumbu,aku juga kembali
mengerakan ponggongku turun naik....perlahan-lahan dan teratur.Kutarik
perlahan batangku dan ku sorong kembali dalam cicapnya.Cicapnya mengemut
lembut batangku ,kemutan liang cicapnya menahan kelajuan batangku dari
nterus menjunam kedasarnya....aaaggghhhhh....kembali aku mengerang
menahan nikmat.Aku tekan ponggongku kebawah hingga batang zakarku tidak
ada lagi yang tersisa diluar.......hinggi menyentuh mulut
rahimnya......arrrgghhh........Maz mengerang-erang mulai rasa permainan
ini.
"Oooouuuhhhhhwwwwww.......bbbannggg........sssseeeedddaapppnya.....aaadduuuuhhhh........,"Maz
kembali mengerang nikmat.
"Aaahhhggghh......bbbb....aaaaannggg.....aaaaggghhhhhh.....nikmatnya
bbbbaaannnggg........"erang Maz lagi.
Ketika itu seluruh batang zakarku kubenamkan ke dalam liang cicapnya
secara perlahan.Jari jemeri Maz mengusap belakangku.Badan Maz ikut
bergoyong perlahan,aku tarik batang ku dengan penuh nikmat........tubuh
Maz kurasakan bergerak-gerak.......ketika Maz menahan kesedapan dan
kenikmatan yang tak mampu diberikan oleh suaminya....aku hentak batangku
sampai kedasarnya sekali lagi.......tubuh maz terangkat ketika aku
melakukan begitu setiap kali.........
Mulutnya mendesis dalam kulumanku.........kedua-dua kakinya tiba-tiba
diapit ke ponggongku..........sambil ponggongnya diayak-ayak tanpa
kepuasan dan kenikmatan yang tidak terhingga.Aku biarkan batang zakarku
yang maha hebat itu terbenam dalam cicapnya.....Maz menjerit kecil dan
menlenguh panjang.......sambil melepaskan klimaksnya yang entah keberapa
kalinya.
"Aaaaauuuuuuuuwwwwwwwww............aaaaagghhhhgggghhhhh....Ooooooouuuuuwwwwwwww......erang
Maz lagi.
Kubiarkan Maz menikmati klimaksnya...........sambil kurendamkan batangku
seketika.......mata Maz terpejam rapat.....aku terus berdayung dan
berdayung dalam kehangatan klimaksnya,selama 2 jam aku bertarung dengan
Maz.........akhirnya aku menyerah kalah........Aku benamkan seluruh
batangku dan melepaskan rasa nikmatku..........kami sama-sama mencapai
puncak nikmat yang tiada terhingga rasanya.
Air maniku keluar dicelah paha Maz ....Aaarrrggghhh.....melepaskan
segala penat lelah semasa bertarung dengan Maz.
"Oooouuuggghhhhhh.....bbbannggg......Ooooouuuuggghhhh" Maz
melepaskan klimaksnya.
Kedua kakinya terkulai lemas tak bertenaga......kami berdua mendesis
panjang menghabiskan sisa nikmat yang tertinggal......Maz memegang
batangku terus mengulum sisa air maniku.
Beberapa kali kami melakukan hubungan badan malam itu........aku terus
menhenyak tubuh mongel itu sebeberapa yang boleh.......sebelum aku
meninggalkan pada pagi besoknya.
bersambung.........
© Copyright #Sexmelayu® On The Web 1998
Visit our IRC channel on undernet servers.