Click Here To Enter Over 3,000 Adult Pay Sites

Harap pembaca click banner playwithme setiap kali memasuki
site ini supaya kami dapat membeli space yang lebih besar. Terima kasih.

Maz Part I

Written by Nor
© Copyright #Sexmelayu® On The Web 1998

WE NEED MORE NEW STORIES... SO PLEASE SEND US YOURS!

Terlebih dahulu aku.....ingin memperkenalkan diri aku,bekerja di sebuah syarikat separuh kerajaan dan separuh swasta.di sebelah utara dekat sempadan siam. aku mengenali Maz sejak dibanku sekolah menengah lagi.Maz mengahwini rakan sekelasku dan juga kawan karibku.Kebetulan masa tu aku bertugas dekat kawasan kampungnya. Aku ke bukit kayu hitam untuk mencari bohsia..........Aku singgah di rumah kawanku itu tetapi suami Maz tiada dirumah.Yang aku tahu dari Maz sejak kebelangan ini suaminya bermain kayu tiga dibelakangnya.....dia berlaku curang didepan mata ataupun dibelakangnya.

Tengah dok makan kuih muih yang dibuat oleh Maz.....Maz pandang aku.....pandanganya lain macam saja............Aku terus makan.Maz datang duduk sebelah...........aku buat tak endah lagi. Batang zakarku mulai mengeras..........macam hendak terbang mencari sarangnya.Memang sudah lama aku mengidam tubuh Maz ni........orangnya kecil molek,mulut kecil,mata kuyu........mana-mana jantan yany terngok dia mesti geram habis.Biarpun anak satu........tapi macam anak dara lagi.

Pelan-pelan aku masuk kebilik Maz.........aku tanggalkan bra Maz.......Maz ikut apa yang aku cakap...........Aku lihat dua buah gugung susu yang masih pejal dan padat dalam kesamaran cahaya lampu bilik tidurnya.Maz beritahuku ini adalah eposid balas dendam kepada suaminya.Yang sedap.........aku yang dapat kepuasan.Maz cantik sungguh.........dengan nippel warna keputihan.........cantik dan indah sekali malam tu.

Aku terus meramas-ramas dengan lembut gunung susunya.............sambil Maz mengeluarkan suara hhhhhh.........Aaaaaaaaahhhhhggghhh.......,"Aku makin naik stim dibuatnya.Aku kucup bibir Maz yang mongel itu,saling kulum mengulum lidah,ketika jari jemari aku bermain di dada maz.Aku jilat dwengan ganas dua buah gunung susu Maz dari cicap ke bukit,aku jilat kedua-dua belah puting susunya dari kiri ke kanan.......Lidahku berjalan kepusat dan mulai turun kecelah paha........sambil aku tanggalkan seluar dalam Maz.........dan Maz tanggalkan seluar dalam ku. Tak ada seurat benang pun yang menutupi tubuh kami berdua.Cicap maz terus ku usap-usap sambil mulutku mengulum lidah Maz.......sementara jari jemariku bermain di batu permata Maz. "Aaaaauuuuuwwwwwww..............sssseeeeeddddaaaaapnya..,"desis Maz. Aku duduk dalam posisi 69 darjah........sambil Maz mengulum batang zakarku yang panjang 9 incin dan lebarnya sebesar pergelangan tanganku....dan ianya maha hebat.Aku tersenyum sendirian..........sekejap lagi akan merasa nikmatnya sayang........bisikku ditelinga Maz........akan ku tumpahkan sebanyaknya air maniku kedalam liang cicapnya,agar Maz dapat kepuasan yang dicarinya selama ini.Ku julurkan lidahku kepermata kesayangan Maz,kupegang kedua belah ponggongnya,sementara bibirku bermain-main dicelah cicapnya.

".........Mmmmmmmmmmm.........bbbbbbaaanng.........annuuuummmmm......,"Maz mengerang-erang dalam kenikmatan dan kesedapan. "baaannggg.......sssssssseeeeeeeeedddaaappppnya......bbbaaannnggg....aaaahhhhaahhh........ooooouuuuhhhhhh,"jerit Maz semakin keras melepaskan klimaksnya.

Terkadang Maz seperti menangis menahan nikmat.........munkin tidak berdaya menahan nikmat yang kuhasilkan pada cicapnya....Tubuh Maz mengeliat hebat kerana nikmat.......Maz mengeluh tak menentu......menikmati permainan ini yang diperolehi dariku bukan suaminya.......aku jilat seluruh permukaan cicapnya........ aku geselkan dan ku usapkan kepala zakarku keatas bukit cicap Maz yang tampak basah,mencari liang cicapnya perlahan.......kurasakan bukit cicapnya hangat dan nikmat.......aku arahkan batang zakarku masuk separuh saja..........kerana Maz menjerit kesakitan.......liang cicapnya tidak dapat menerima batang zakarku yang besar....."perlahan bang....desis Maz lemah,". "Kenapa Maz........aaabbaanng punya besar dan panjang,Maz tak pernah rasa yang ni,suami Maz puya kecil dan..........".Sementara kulihat Maz memejamkan kedua beleh matanya seolah menunggu......aku memulakan permainan. Segera aku pegang bahunya agar jangan begerak,aku berhenti menekan........aku mainkan zakarku separuh saja ........dalam pada itu mulutku merayap kedadanya....aku jilat putingnya.......dan apabila aku nampak Maz berada dalam keenakan dan kenikmatan ......aku terus menjunam batang zakarku hingga kedasar........sampai kemulut rahimnya serapat-rapat yang boleh.

"Aaaahhhhhh......bbbbaaaanngg........mmmmmm.......hhhhhgggghhhhgghhh........Maz memekik kecil.

Sementara aku sendiri pejam celik.........menahan nikmat......hhhhrrrgggkkkk........batangku keenakan bila kupaksa untuk menyelusup masuk ke dalam lian cicapnya yang agak sempit....berasa hangat dan sedikit basah.......betapa nikmatnya kemutatan begitu kuat seakan-akan meramas-ramas batangku.Kukulum bibir dan lidah Maz dengan bernafsu sekali sambil kugoyongkan ponggongnya perlahan-lahan.....ku sedut-sedut.....sehuinggi tampak kemerahan tubuhnya yang putih melepak..........mendesah-desah Maz menahan kegelian dan nikmat. Akhirnya aku mulakan permainan yorong menyorong batangku kedalam cicap Maz yang tembam berkali-kali.....Maz mula merintih kembali.....aku menjunam batang zakarku terus kedasarnya........tubuh Maz terangkat sambil memeluk tubuhku."Maz........bagaimana sekarang.....,"bisikku mesra.

"Mmmmmmm.........ssedapnya bang.......macamana dengan suami Maz,suami Maz tidak dapat memberikan dengan apa yang apa abang berikan sekarang"ujarnya terus-terang. Aku menuruti kehendak Maz....aku kulum lidah Maz......ia terus mengulum lidahku......Aku goyong perlahan-lahan,sementara Maz mengerakkan tubuhnya tanpa aku pinta.....aku geselkan tubuhku yang bogel kepada tubuh Maz pada bahagian kelangkangnya dimana batangku masih terpacak........menekan cicap milik Maz yang lembut......bertapa nikmatnya kurasakan.Maz mengeliat keseronakkan samasekali tak menolak.......Maz merintih kesedapan.

"Aaaaaaahhhhhhhh........sssssseeeeeeddddddaaaaannnggggnya.......bbbbaaannggg....,"erang Maz membuatku terangsang....bisiknya hampir tak dengar......manja.

Aku tarik batangku keluar masuk mengesel liang cicapnya......aku dah tak tahan....nak klimaks.....ku lihat Maz seperti terawang-awangan perasaannya........kedua jari jemeriku perlahan mengusap gunung susunya......aku kembali mengajak mez bercumbu,aku juga kembali mengerakan ponggongku turun naik....perlahan-lahan dan teratur.Kutarik perlahan batangku dan ku sorong kembali dalam cicapnya.Cicapnya mengemut lembut batangku ,kemutan liang cicapnya menahan kelajuan batangku dari nterus menjunam kedasarnya....aaaggghhhhh....kembali aku mengerang menahan nikmat.Aku tekan ponggongku kebawah hingga batang zakarku tidak ada lagi yang tersisa diluar.......hinggi menyentuh mulut rahimnya......arrrgghhh........Maz mengerang-erang mulai rasa permainan ini.

"Oooouuuhhhhhwwwwww.......bbbannggg........sssseeeedddaapppnya.....aaadduuuuhhhh........,"Maz kembali mengerang nikmat. "Aaahhhggghh......bbbb....aaaaannggg.....aaaaggghhhhhh.....nikmatnya bbbbaaannnggg........"erang Maz lagi.

Ketika itu seluruh batang zakarku kubenamkan ke dalam liang cicapnya secara perlahan.Jari jemeri Maz mengusap belakangku.Badan Maz ikut bergoyong perlahan,aku tarik batang ku dengan penuh nikmat........tubuh Maz kurasakan bergerak-gerak.......ketika Maz menahan kesedapan dan kenikmatan yang tak mampu diberikan oleh suaminya....aku hentak batangku sampai kedasarnya sekali lagi.......tubuh maz terangkat ketika aku melakukan begitu setiap kali......... Mulutnya mendesis dalam kulumanku.........kedua-dua kakinya tiba-tiba diapit ke ponggongku..........sambil ponggongnya diayak-ayak tanpa kepuasan dan kenikmatan yang tidak terhingga.Aku biarkan batang zakarku yang maha hebat itu terbenam dalam cicapnya.....Maz menjerit kecil dan menlenguh panjang.......sambil melepaskan klimaksnya yang entah keberapa kalinya.

"Aaaaauuuuuuuuwwwwwwwww............aaaaagghhhhgggghhhhh....Ooooooouuuuuwwwwwwww......erang Maz lagi.

Kubiarkan Maz menikmati klimaksnya...........sambil kurendamkan batangku seketika.......mata Maz terpejam rapat.....aku terus berdayung dan berdayung dalam kehangatan klimaksnya,selama 2 jam aku bertarung dengan Maz.........akhirnya aku menyerah kalah........Aku benamkan seluruh batangku dan melepaskan rasa nikmatku..........kami sama-sama mencapai puncak nikmat yang tiada terhingga rasanya. Air maniku keluar dicelah paha Maz ....Aaarrrggghhh.....melepaskan segala penat lelah semasa bertarung dengan Maz.

"Oooouuuggghhhhhh.....bbbannggg......Ooooouuuuggghhhh" Maz melepaskan klimaksnya.

Kedua kakinya terkulai lemas tak bertenaga......kami berdua mendesis panjang menghabiskan sisa nikmat yang tertinggal......Maz memegang batangku terus mengulum sisa air maniku. Beberapa kali kami melakukan hubungan badan malam itu........aku terus menhenyak tubuh mongel itu sebeberapa yang boleh.......sebelum aku meninggalkan pada pagi besoknya.

bersambung.........

© Copyright #Sexmelayu® On The Web 1998
Visit our IRC channel on undernet servers.

Harap pembaca click banner playwithme setiap kali memasuki
site ini supaya kami dapat membeli space yang lebih besar. Terima kasih.


Click Here To Enter Over 3,000 Adult Pay Sites


Click disini utk mendapatkan sextoys anda